Jumat, 14 Juni 2013
Ikhlash
Inginku ... menjadikan diri ini insan yang ikhlash dalam segala hal.
Terimakasih kepada guru2ku atas segala ilmu yang diberikan dan didapatkan mengenai keikhlashan dalam kehidupan, terutama iklash dalam mengajarkan Al-Qur'an ...
Penghambat Ikhlash :
1. Jangan merasa beramal dalam melakukan sesuatu (tidak dibicarakan kpd banyak orang/orang lain).
2. Jangan meminta imbalan (imbal balik).
3. Jangan merasa puas.
Ingin menjadi Mukhlash ! bukan Mukhlish!
Seperti yang diajarkan,, Mukhlish adalah orang yang ikhlas, sedangkan Mukhlas itu orang yang diikhlashkan oleh Allah (tingkatan ikhlashnya lebih tinggi daripada Mukhlish).
Selamat dan semangat para pendidik-pendidik Al-Qur'an, keikhlashan menjadi kunci utama dalam keberhasilan menyampaikan setiap ilmu yang kita punya.
LA TAHZAN ! bila mengajarkan Al-Qur'an tidak diperhatikan permasalahan duniawi (fee), InsyaAllah ... orang yang memperhatikan dan perhatian dengan Al-Qur'an, maka Allah akan memperhatikan orang tersebut. contohnya bila ada karyawan dalam suatu perusahaan, kerjanya bagus, tidak pernah bolos, teliti, patuh, ikhlash dan gesit dalam melaksanakan semua pekerjaannya. ketika karyawan tersebut memerlukan sesuatu, apakah atasannya tidak akan memberikan ? tidak mungkin ! atasannya pasti akan memberikan apa yang dia butuhkan.
Karena itu, ketika ada seorang pendidik Al-Qur'an yang dengan ikhlash dan serius mengajarkan Al-Qur'an kepada murid-muridnya bukan suatu ketidakmungkinan jika Allah akan memberikan apapun yang dibutuhkan untuk orang tersebut.
Berbahagialah para pendidik Al-Qur'an yang dengan ikhlash memberikan segala ilmunya untuk para penerus bangsa yang berjiwa Qur'ani ^_^
Terimakasih saya ucapkan kepada Ustadz Abdussalam dan suamiku tercinta yang sudah memberikan ilmu dan pencerahan kepada para pendidik Al-Qur'an, saya sangat bangga menjadi bagian dari metode mengajarkan Al-Qur'an yang engkau pakai.
Guru ngaji harus ngaji
Guru ngaji harus shalat tahajud
Guru ngaji harus ikhlash
Langganan:
Postingan (Atom)